Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Sepasang Mata

Judul Puisi

Baling-baling mesin buatan
Tak sesejuk nuansa desa

Berjalanku ke arah undangan
Ke sebuah desa, saat kutemukan matanya
Dalam sembunyi, kucari waktu yang tepat
Agar lekas beradu sepasang mata kami

Dan bukan mainnya kesukaran
Sepasang mata itu, seolah disembunyikan takdir
Atau inikah cara-Nya, bahwa belum mampu
Kupandang sepasang mata yang begitu lengkap

Dalam sepasang mata itu
Terdapat cahaya, seolah menyaksikan rembulan
Dan kupastikan, kau akan menderita dalam rindu

Sepasang mata yang kutemukan di desa itu
Kini kuarsipkan dalam teknologi tercanggih
Saat matanya diputar-Nya dalam mimpi
Ketika namanya banyak berbunyi sebagai doa

Kebumen, 2022

Posting Komentar untuk "Sepasang Mata"